The Secret of Moonacre : A Magical Journey Begins
Duluu banget pas nonton Public Enemies liat posternya ini. Begitu liat posternya, langsung naksir saya :B abisan emang demen ama film model beginian sih wakakak
Director : Gabor Csupo
Writer : Lucy Shuttleworth & Graham Alborough
Released on : 6 February 2009 (UK)
Casts : Dakota Blue Richards, Augustus Prew, Natasha McElhone, Ioan Gruffudd
Maria Merryweather just lost his father, and when she buried him, she caught a figure of a boy dressed in black watching her carefully. But when she look again, the boy dissappear
Setelah itu, Maria dikejutkan dengan wasiat ayahnya bahwa Maria harus tinggal bersama pamannya, Sir Benjamin Merryweather di Moonacre Valley, dan hanya mewariskan satu buku berjudul The Ancient Tale of Moonacre Land
Buku tersebut bercerita tentang permusuhan antara keluarga Merryweather dan De Noir
Saat Maria dan pengasuhnya, Miss Heliotrope hampir sampai di Moonacre, kereta kuda mereka mendadak diserang dua orang asing berbaju hitam. Beruntung Maria dan Miss Heliotrope bisa mengusir kedua orang itu bermodalkan jarum jahit (Maria) dan payung (Miss Heliotrope)
Hari berikutnya, Maria mulai menemukan keanehan saat dia bangun dan menemukan segelas susu serta kue, dan gaun indah di kamarnya. Keheranan Maria bertambah saat Benjamin menyita buku pemberian ayahnya, dan melarang Maria pergi ke hutan
Saat Maria nekat pergi ke hutan dan nyaris ditangkap para De Noir, that’s when her journey begins
I like this movie. Agak subjektif sih, secara saya emang pecinta fantasi :B
Well, not much to say about this movie. Cause eventhough it’s good and I like it, it still feels like just another fantasy movie with magical story and beautiful setting
Honestly I think this movie can be better. Or maybe it’s because I put such a high expectation in this movie
Habisnya gimana ya, biarpun ide ceritanya - a cursed land - lumayan oke, tapi pengembangannya bikin ini kayak just another fantasy movie. Konflik antara dua keluarga and a princess who save the day itu buatku basi banget
Dan aku agak ga suka sama endingnya. Awalnya aku mikir kalo endingnya bakal jadi such a beautiful sad ending, yang bakal bikin film ini jadi melekat di ingatan, but it turns out that the ending is just another kind of ending this kind of movie always have. Jadi yeah, agak kecewa = =
Still, aku suka sama relationship antara Maria – Robin. Soalnya awal pertemuan mereka oke. Robin is the boy who watched over Maria at her father’s funeral and the one who attack Maria when she’s almost arrive at Moonacre, the one who Maria hurt with her needles
Tapi film ini lumayan kok buat mengisi waktu luang. Soalnya ceritanya lumayan sweet :B dan aku jadi ngefans nih sama Robin. Ganteng :B
Lumayan juga buat cuci mata, karena settingnya emang baguus banget. Pengen punya rumah kayak punyanya Benjamin :p
Dan iri sama baju bajunya Maria. Cantik banget. Apalagi gaun2 yg ada di kamarnya tiap pagi yang ga pernah dia make. Ngiler pengen punya biarpun pasti ga cocok kalo aku yang make. Hha
Cerita : 6 / 10
Setting : 9 / 10
Ending : 7 / 10
Overall : 7,3 / 10
Over and Out,
Antz
The Joshua Files : Invisible City
Joshua Files bercerita tentang Joshua Garcia, putra Andres Garcia, seorang arkeolog bangsa Maya. Joshua adalah cowok biasa saja. Cowok normal kebanyakan yang suka sama Green Day, Nirvana, dan Arctic Monkeys
Tapi semua berubah saat dia menerima kabar bahwa ayahnya meninggal dalam suatu kecelakaan pesawat, di mana tubuhnya hangus terbakar menjadi abu, sementara kepalanya ditemukan terpisah dari badannya. Berdasar bekas cekikan di lehernya, polisi memutuskan bahwa ayah Joshua dibunuh oleh Saul, suami seorang wanita Meksiko yang diduga merupakan selingkuhan ayahnya
Namun Joshua menemukan sesuatu yang aneh dengan daerah kematian ayahnya, yang berbeda dengan tujuan yang semula dia beritahukan pada keluarganya. Dan dari email email terakhir yang dikirim oleh ayahnya, Joshua menemukan bahwa ayahnya terlibat dalam sebuah pencarian mengenai manuskrip suku Maya yang berjudul Codex Ix, yang sepertinya dicari oleh pihak pihak yang cukup berkuasa. Kecurigaan Joshua semakin kuat setelah rumahnya dimasuki maling yang mencuri semua komputer, laptop, serta sebuah buku tentang suku Maya milik ayahnya
Didorong oleh semua itu, dan keinginan untuk membuktikan pada ibunya bahwa ayahnya tidak berselingkuh dengan seorang wanita muda dari Meksiko, membuat Joshua beserta kedua temannya, Ollie - alias TopShopPrincess, cewek yang Joshua temui lewat blog - dan Trey - teman berlatih Capoieranya - terbang ke Meksiko untuk mengungkap misteri kematian Andres, dan misteri Codex Ix
Yang tidak diketahui Joshua, petualangannya disana akan menjadi sebuah petualangan yang tidak akan pernah bisa ia bayangkan, bukan hanya karena ia menemukan kenyataan kenyataan yang mengejutkan, namun juga karena ia diburu dan terancam kehilangan nyawanya serta orang orang terdekatnya. Ketika Joshua diahadapkan pada pilihan pilihan sulit, tragedi, dan kecurigaan terhadap teman temannya sendiri, mampukah Joshua bertahan hidup?
Gilak ini buku keren abis. Aku beli atas rekomendasinya Uswah, dan yap, aku ga kecewa
Ga cuma karena thrilling adventure-nya Josh yang bikin ga bisa berenti baca, tapi juga karena buku ini berhasil mengkombinasikannya dengan sejarah dan fakta mengenai suku Maya. Dan FYI, kiamat 2012 juga disebut sebut di sini. Lumayan lo nambah nambah pengetahuan mengenai suku Maya :p
Cara penulisannya juga unik, karena nggabungin antara entry blog sama narasi dari Joshua sendiri. Tapi gampang dipahamin kok. Ga bikin ribet. Haha.
Reccommended for those who love this kind of fantasy-adventure with a lil bit of history type of books, especially for those who curious about Maya
Over and out,
Antz
Percy Jackson and The Olympians : The Last Olympian
The Last Olympian adalah buku ke-5 dan (kayaknya sih) terakhir dari Saga Percy Jackson & The Olympians, setelah The Lightning Thief, The Sea of Monsters, The Titan’s Curse, dan The Battle of the Labyrinth, yang kesemuanya bercerita mengenai Percy Jackson, demigod - anak anak dari dewa/dewi dengan manusia biasa atau biasa disebut “Pahlawan” - putra Poseidon, salah satu dari Tiga Besar - Zeus, Poseidon, Hades - Kehidupan Percy cukup sulit karena sesungguhnya para Tiga Besar sudah bersumpah untuk tidak memiliki anak, dan keberadaan Percy merupakan ancaman bagi Olympus karena sebuah ramalan besar dari Oracle Delphy - peramal bangsa Olympus -
Dalam buku sebelumnya, diceritakan petualangan2 Percy melawan musuh musuh yang berusaha membunuhnya, semuanya suruhan Kronos. Penguasa bangsa Titan, ayah dari Tiga Besar, yang sudah dikalahkan oleh Tiga Besar dan dicincang serta dibuang ke Tartarus, namun berhasil memperoleh kembali kekuatannya berkat bantuan salah satu demigod putra Hermes, Luke Castellan
Di buku ke-5 ini, pertarungan Percy melawan Kronos mencapai klimaksnya. Di mana kelihatannya Olympus telah kehilangan harapan. Poseidon kewalahan menghadapi Oceanus - Titan of the sea - di istananya di bawah laut, sementara Zeus beserta dewa dewi lain mengahadapi Thypoon. Ditambah dengan dewa dewi minor serta beberapaq demigod yang memihak Kronos, belum termasuk monster monster laen yang dikerahkan oleh Kronos. Percy juga harus menghadapi kenyataa bahwa Grover - satyr sahabatnya - telah menghilang selama 2 bulan, juga kematian Charles Beckendorf saat mereka menjalankan misi meledakkan kapal Kronos bersama
Di saat genting Percy akhirnya memilih untuk mengikuti saran Nico di Angelo - putra Hades - untuk mengikuti jejak Luke, supaya Percy bisa menjadi sekuat Luke. Dan dalam perjalanan ini, Percy mengetahui kenyataan kenyataan yang selama ini tersimpan rapat, dan menjadi misteri baginya, termasuk kenyataan mengerikan mengenai keluarga Luke, juga keluarga Nico
Saat akhirnya Kronos menyerang Olympus, sementara para dewa bertempur dengan Thypoon dan Oceanus di tempat lain, mampukah Percy beserta para demigod mempertahankan Olympus?
Despite the fact that I love this kind of novel, novel ini emang bagus. Ceritanya oke, dan temanya juga menarik karena terasa sangat natural. I mean, the idea that all this time the god and goddess of Olympus are still exist, and they even have children with some mortals, and their child became a demigods. Btw, ciri ciri demigods di antaranya adalah disleksia, serta sulit berkonsentrasi
I also love how Rick Riordan twist the story and give more and more unexpected surprise. I mean, it’s like after we though that we found out the whole secret, turns out there is another darker secret that waits to be revealed. Bener bener bikin ga bisa berenti baca
Di Gramed sendiri sih setauku baru ada sampe buku ketiganya. Buku ke-4 sama 5nya aja aku donlot. Dan yaaah mesti diakuin sih, versi Inggrisnya lebih asik. Hha
Recommended for people who loves fantasy, or interested in Greek mythology
Over and out,
Antz
The Hunger Games
Sekali kali mau ngeresensi buku, bukannya film
Panem, sebuah negara yang berdiri di tempat yang dulunya adalah Amerika Utara. Panem memiliki ibu kota bernama Capitol yang dikelilingi 12 Distrik
Setiap tahun, Panem mengadakan sebuah “permainan” bernama “The Hunger Games” dan sebagai hukuman atas pemberontakan di masa lalu – yang berakibat dimusnahkannya Distrik 13 – kini setiap Distrik wajib mengirimkan dua orang peserta, satu laki laki dan satu perempuan, yang dipilih secara acak
Dalam Hunger Games, ke-24 peserta tersebut akan bertarung satu sama lain sampai akhirnya hanya satu orang yang tersisa, satu pemenang. Dan Distrik asal pemenang tersebut akan mendapat perlakuan istimewa selama satu tahun
Tokoh utama kita, Katniss Everdeen, tinggal di daerah termiskin di Distrik 12 bersama ibu dan adiknya yang bernama Primrose Everdeen. Ketika Prim terpilih untuk mengikuti Hunger Games, secara spontan Katniss mengajukan diri untuk menggantikan Prim. Maka Katniss berangkat ke Capitol bersama wakil laki laki dari Distrik 12,Peeta Mellark, putra tukang roti yang pernah menyelamatkan Katniss dan keluarganya dari kelaparan – dan kematian
Di Capitol, Katniss dan Peeta tak henti menggemparkan Panem. Mulai dari penampilan mereka saat upacara yang memukau, hubungan mereka yang tetap dekat sementara pasangan pasangan dari Distrik lain saling menjauhkan diri, serta yang paling mengejutkan, pernyataan cinta Peeta untuk Katniss saat wawancara, yang disiarkan langsung ke seluruh Panem
Dan dimulailah Hunger Games ke-74, yang tidak akan pernah dilupakan oleh Panem
Well, sejujurnya ini emang jenis buku yang aku suka. Tapi lepas dari itu, ceritanya emang bagus. Alurnya ga terlalu lambat, bahasanya juga ga berat. Jadi buku ini bisa dibaca bahkan tanpa mikir. And I really love the ending, though it’s sad
Antz,
Nunggu buku keduanya
♥ Ichetos, ♥ Harry Potter :3
HAPPY BIRTHDAY ICHETOS ♥
Hey teman teman hari ini Icheto ulang tahun lohhhh
udah genap setaun sejak pertama kali kita kumpul di ICT 1 IPS 2, pertama kali kita jadi satu kelas yaitu ICT 66 / Gorila Senam / Icheto Racetho
Udah banyak banget yg kita laluin sebagai satu kelas, baik itu baik atau buruk. Gg terhitung banyaknya forum yg kita bikin buat nyelesain masalah masalah Icheto, eksternal maupun internal.
Kita tetep bertahan walaupun dapet pandangan miring dari orang lain, kita tetep bertahan walaupun dirasani, kita berjuang bersama menghadapi deadline dan nurdin yg mengejar.
Semua itu kita lakuin bersama, sebagai Ichetos
Biarpun sekarang aku, Hana, Tia, Sheila, dan Friska udah berpisah sama kalian, tapi Icheto akan selalu ada dalem hati kita
Sampai kapanpun, walaupun aku ada di kelas laen, Icheto akan selalu jadi keluarga keduaku
Love you all pals

Yap yap, kemaren aku akhirny bisa menonton Harry Potter and The Half Blood Prince :3
Thanks to Dini, Nia, Andika, Shofy, and Avin yg udah dengan sukarela merelakan diri bolos seharian demi ngantri tiket. Baik sekali kaliannnnnnnnn. Juga thanks to Yayah yg udah mau mengantarkan aku pulang :-B
Filmnya sih oke. Cukup menggambarkan ceritanya Harpot yg makin lama makin dark, dan yah, lumayan berhasil merangkum inti cerita dengan baik. Menurutku.
Emang ada beberapa scene yg dirubah, jelas dengan tujuan mendramatisasi film. Kayak scene di mana Bellatrix sama Fenrir Greyback nyerang rumah keluarga Weasley, which I think is a little unneeded, karena scene awal di Deathly Hallows kan take place di rumahnya keluarga Weasley. Kayak marriagenya Bill sama Fleur *yg gg kemention sma sekali, padahal seingetku mereka harusny udah ada di taun keenam ini. kalo aku gg salah inget sih
* dan saat perdana menteri baru *aku lupa sapa namanya yg jelas dia auror dan dia nyebai sekali* nyerahin warisannya Dumbledore ke Harry, Ron, Hermione
Terus scene kissingnya Harry sama Ginny. Menurutku sih kalo nurut buku lebih oke, karena di buku kan mereka bener bener jadian. kalo di film kan mereka mash gg jelas gitu. kissing sih kissing, tpi apa mereka jadian? egag jelas kan. padahal itu cukup membumbui buku ke-7 di mana Harry berkali kali kangen sama Ginny dan terbebani karena mesti mutusin Ginny, untuk menghindari dia jadi alat Voldemort buat ngejebak Harry.
Juga ada dua missing scene yg menurutku sih penting. Detensi sama Snape, dan jelas, pemakaman Dubledore. Yah, detensi sama Snape gg ditampilin gg papa lah. Tapi pemakaman Dumbledore? Plis deh. Itu bener bener scene penting ya. I mean, apa sutradara sama script writernya gg baca buku ke-7? Halo, di buku ke-7 clearly written kalo Voldemort itu membuka paksa makamny Dumbledore untuk ngambil tongkat sihirny Dumbledore, the elder wand. Dan di film tu tongkat bahkan egag dikubur dan kagak jelas nasibnya. Sumpah ya, mambu.
Juga yg ngganjel banget itu, saat Snape ngasih tau Harry kalo dia half blood prince. I mean, njuk ngopo gituloh? Gg ada penjelasan knapa dia bisa jadi half blood prince. Seharusnya kan Hermione njelasin itu, dengan nemuin koran tentang Ellain Prince*kalo aku gg salah inget* yg kawin sama muggle dan merupakan ibunya Snape, which made him a half blood “prince”
Oh dan satu lagi, aku agak sebel sama adegan kematiannya Dumbledore -___- gg seru, egag kayak klimaks dari filmny itu sendiri. zzzz. Aku berharap itu bakal jadi adegan yg bener bener mendebarkan. tapi sayangnya egag ![]()
Tapi ya, overall filmnya bagus kok. Oke untuk ditonton, walaupun para pottermania yg udah baca bukunya mungkin akan kecewa.
Yah, itu semua cuma pendapatku. Gimanapun, aku gg bener bener ngeresensi filmnya. Hha. Aku ngeliat filmny dari sudut pandang seorang pottermania yg udah baca bukunya dan membandingkan kedua hal tersebut.






